koleksi ini dapat diakses di komputer pemustaka
koleksi ini dapat diakses di komputer pemustaka
koleksi ini dapat diakses di komputer pemustaka
koleksi ini dapat diakses di komputer pemustaka
Indeks
Ketika Pujangga Baru mencangkok keindahan romantic dari angkatan Belanda tahun 1880-an, Chairil Anwar mengubah corak khas itu menjadi wacana puisi internasional dari zamannya sendiri, melahap, mencerna, dan mencipta-ulang puisi kontemporer. Sajak-sajaknya menghembuskan jiwa, semangat, dan cita-cita muda, bukan dalam arti tidak masak, masih hijau, tapi dalam arti terus-terus, bersifat memperbaru…